Rilisberita.id,Sukabumi – Berdasarkan data perencanaan dan berita terbaru (per April 2026), program hibah APBD Kabupaten Sukabumi di ranah Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tahun 2026 difokuskan pada penguatan lembaga keagamaan dan sosial, meskipun menghadapi sorotan tajam terkait transparansi dan progres fisik.
Berikut adalah poin-poin penting program hibah Kesra Kabupaten Sukabumi tahun 2026:
1. Fokus dan Sasaran Hibah Kesra 2026
Pembangunan Infrastruktur Keagamaan: Hibah diarahkan untuk pembangunan/rehabilitasi masjid, madrasah, pondok pesantren, dan asrama haji.
Penguatan Lembaga Keagamaan: Bantuan operasional bagi organisasi seperti Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), MUI tingkat kabupaten, dan lembaga keagamaan lainnya.
Pemberdayaan Sosial: Penyuluhan keagamaan, bantuan untuk kelompok sosial masyarakat, dan pendukung operasional Baznas.
Muhibah Ramadhan 1447 H: Agenda rutin Kesra yang berfokus pada interaksi langsung dan monitoring masalah di 12 titik kecamatan, termasuk wilayah terdampak bencana.
2. Konteks Anggaran 2026
Total Hibah Besar: Pada awal tahun 2026, pengelolaan dana hibah di ranah Kesra/Setda sempat disorot karena alokasi yang cukup besar, termasuk dana untuk MUI senilai Rp3-8 miliar dan Rp6 miliar untuk FKDT, di tengah keterbatasan anggaran infrastruktur lainnya.
Tantangan Pengawasan: Inspektorat mengakui keterbatasan pengawasan terhadap proyek-proyek hibah besar yang dilaporkan mangkrak atau belum selesai 100% pada awal 2026, seperti pembangunan Gedung MUI di Pusbangdai Cikembar.
Pengetatan: Pemerintah memastikan pengajuan hibah tetap harus mengikuti regulasi, dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas (monitoring dan evaluasi) oleh Bagian Kesra. ( Hadi / FKWSB )
