Pangeran Raden Heru Rusyamsi Arianatareja
Dari berbagai sumber
Rilisberita.id, Cirebon –Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, yang dikenal luas sebagai Pangeran Kuda Putih, adalah keturunan atau dzuriah dari Kanjeng Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana yang pernah dinobatkan sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon dengan gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja pada Februari 2022.
Latar Belakang dan Penobatan
Asal Gelar Kuda Putih: Julukan Pangeran Kuda Putih merujuk pada simbol sejarah dari wilayah Kuningan (Pangeran Kuningan), yang juga lekat dengan silsilah keluarga besar Kesultanan Cirebon.
Trah Leluhur: Pangeran Heru memiliki silsilah yang tersambung kepada Sultan Sepuh III (Sultan Raja Djaenudin) serta garis keturunan dari Pangeran Cakrabuana dan Sunan Gunung Jati.
Prosesi Penobatan: Ia dikukuhkan di Kuningan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh sejumlah raja dan pemangku adat Nusantara.
Perjuangan dan Gerakan
Pengembalian Marwah: Gerakan yang dipimpin oleh Pangeran Kuda Putih bertujuan untuk mengembalikan kepemimpinan yang sah serta meluruskan sejarah dan tradisi pengelolaan di lingkungan keraton.
Kritik Sejarah: Kelompok pendukungnya menyoroti adanya peristiwa “sejarah peteng” atau masa lalu akibat intervensi kolonial yang dinilai mengubah jalur kepemimpinan asli trah leluhur. ( Hadi )
