Rilisberita.id Serpong Tanggerang – Nama Noni Eva Pandansari adalah bukti nyata bahwa semangat pantang surut akan selalu membuka jalan menuju gemilang.
Perjalanan karirnya di dunia hiburan menjadi inspirasi, dari panggung cafe hingga panggung nasional.

Noni Eva Pandansari mulai merambah dunia hiburan dengan menyanyi di cafe cafe sejak tahun 2000.Tetapi dengan semangat pantang surut diapun berteguh hati untuk menetapkan langkah berkarir dalam dunia hiburan.
Berdasarkan semangat, kerja keras dan keyakinan, apa yang dilakukan Noni Eva Pandansari ternyata membuahkan hasil yang cukup memuaskan.

Buktinya, dengan dijuarainya lomba modeling dan acting di WTC BSD Tanggerang atau WTC Matahari Serpong yang dilaksanakan oleh Oxi Menejemen. Dalam ajang bergengsi tersebut, Noni Eva Pandansari berhasil meraih:
JUARA III KATEGORI DEWASA
LOMBA ACTING & MODELLING 2006
OXI MANAGEMENT
WTC MATAHARI SERPONG
Piala dengan patung Garuda gagah dengan pita kuning ini menjadi saksi bisu perjuangannya. Tulisan di piala ini ASLI 100% tidak dirubah.

Tidak hanya sampai disitu saja, dunia hiburan ternyata cukup meyakinkan Noni Eva Pandansari untuk dapat menggapai tirai kehidupan yang sangat gemilang didukung dengan bakat dan kemauan tentunya.
Kiprahnya pun berlanjut:
Pernah tampil di Majalah Nasional sebagai model yang menghiasi halaman majalah. Paras ayu dan bakatnya menjadi sorotan ketika itu.

Noni eva pandansari saat ini
Pernah tampil di TPI (Televisi Pendidikan Indonesia) dan TVRI.
Dunia hiburan telah menghantarkan Noni Eva Pandansari sebagai aktris layar kaca dalam sinetron Kekasih yang ditayangkan di TVRI beberapa episode.
Seiring dengan nasib baik yang dituai, Noni Eva Pandansari tak menyurutkan langkah untuk mendedikasikan hidupnya pada dunia hiburan.
Wanita berparas ayu yang terlahir tahun 1975 itu saat ini sudah berhenti dari dunia hiburan tersebut memilih tinggal dirumah saja.
Inilah kisah Perjalanan dari penyanyi cafe sejak tahun 2000, Juara III Modelling 2006, model majalah, aktris TVRI, TPI, hingga casting di MD dan MNC adalah bukti bahwa prinsip tak Pernah Surut Untuk Melangkah benar-benar ia jalani ketika itu pada masanya . ( Hadi )
