Oleh : Rd.Hadi haryono,Ketua DPC Kokab Sukabumi paralegal Bantuan Hukum Organisasi Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia ( Pembasmi )
Rilisberita.id,Sukabumi – Kecurangan (fraud) pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) umumnya dipicu oleh lemahnya pengawasan, rendahnya kompetensi pengelola, dan kurangnya transparansi, seringkali mengakibatkan penyalahgunaan penyertaan modal desa untuk kepentingan pribadi. Bentuk kecurangannya meliputi manipulasi laporan keuangan, laporan sekadar formalitas, serta pencampuran aset desa dan BUMDes.
Bentuk dan Penyebab Kecurangan BUMDes:
Penyalahgunaan Modal: Dana BUMDes digunakan oleh oknum (seperti ketua atau perangkat desa) untuk kebutuhan pribadi.
Manipulasi Laporan Keuangan: Laporan keuangan dibuat hanya sebagai formalitas administratif, tidak mencerminkan biaya sesungguhnya, dan seringkali disembunyikan dari masyarakat.
Lemahnya Pengendalian Internal: Minimnya pengawasan (terutama dari BPD/Desa) dan rendahnya kompetensi SDM menciptakan peluang tinggi terjadinya tindakan pidana korupsi.
Kurangnya Transparansi: Pengelolaan keuangan hanya diketahui oleh ketua dan bendahara, sehingga mempermudah manipulasi data pendapatan.
Dampak dan Tindakan Hukum:
Kecurangan BUMDes berujung pada kerugian keuangan negara, yang dapat dijerat dengan undang-undang tindak pidana korupsi dengan ancaman penjara berat. Contoh kasus melibatkan korupsi modal senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Pencegahan Kecurangan:
Penguatan Pengawasan: BPD harus melakukan pengawasan secara rutin (misal: mingguan).

Transparansi & Digitalisasi: Pencatatan keuangan yang jujur, terbuka, dan sesuai regulasi.
Peningkatan Kompetensi: Pelatihan pengelolaan keuangan bagi perangkat desa dan pengurus BUMDes.
Mengungkap Risiko Fraud Keuangan BUMDes dan Model Pencegahan pada tanggal 27 Jan 2025,yang lalu, itu diduga Sangat Abstract.
Penelitian ini bertujuan mendeskripskian risiko fraud keuangan BUMDes dan model pencegahan fraud. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif
Adapun Latar Belakang Masalah Penelitian .
1.2 Identifikasi Masalah 1) Rendahnya kompetensi SDM yang mengakibatkan terjadinya kecurangan akuntansi. 2) Adanya peluang yang memungkinkan pegawai BUMDes. ( CAF)
