Ilustrasi
Rilisberita.id,Sukabumi – Penyalahgunaan Tramadol dan Eksimer (Hexymer) secara bersamaan atau mandiri tanpa pengawasan dokter memiliki dampak serius, mulai dari gangguan kesehatan mental hingga risiko kematian. Kedua obat ini disalahgunakan untuk mendapatkan efek euforia (senang berlebihan), penenang (doping), atau menghilangkan rasa cape”, hal itu dikatakan Rd.Hadi haryono ketua umum forum komunitas wartawan Sukabumi Bersatu.
” Apalagi yang ada di wilayah benda tepatnya di tempat rekreasi Waterpaum itu menjualnya secara terang terangan masallah obat golongan G tersebut tanpa izin,pertanyaan nya apakah kita harus diam terus jikalau ada oknum yang menjual obat obatan keras tanpa zin,dan di komsumsi oleh anak anak muda kebanyakan nya ,bisa pada gila kalau seperti ini generasi penerus bangsa “, tegas Hadi.
“Makanya kita meminta baik kepada MUI,NU,Tokoh masyarakat dan Pemuda mari kita satukan ,dalam satu frekwensi ratakan dan bersihkan penyakit masyarakat ini ( Pekat ) “, tegas Hadi lagi.
” maap saya bukan bawa bawa ras ,Aceh datang kesukabumi hanya untuk menjual obat terlarang yang artinya tanpa izin ,alias bodong ,misinya apa sih usir aceh maupun pribumi yang menjual obat obat terlarang yang bisa menghancurkan Bangsa,rakyat dan negara,mari kita bersatu usir mereka mereka orang yang berdagang obat keras tersebut.,berita bersambung.( *)
