Rilisberita.id, Jakarta – Penobatan gelar di lingkungan Kesultanan Cirebon, termasuk pemberian gelar kehormatan (sering disetarakan dengan gelar adat ( HC), merupakan tradisi turun-temurun yang masih dilestarikan oleh keraton-keraton di Cirebon (Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan, dan Keprabonan).
Berikut adalah beberapa poin terkait penobatan gelar di Kesultanan Cirebon berdasarkan informasi terkini:
Pemberian Gelar Adat/Kehormatan: Gelar diberikan kepada individu yang dianggap berjasa, keturunan, atau tokoh yang memiliki perhatian khusus terhadap kelestarian budaya dan sejarah Cirebon. Pemberian ini dilakukan melalui prosesi adat di lingkungan keraton.

Raden ( HC) Hadi haryono
Contoh Penobatan Gelar: Salah satu contoh yang pernah menjadi perhatian publik adalah penobatan Pangeran Kuda Putih Kuningan (Raden Heru Rusyamsi Arianatareja) sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, yang melibatkan prosesi adat dari trah Sunan Gunung Jati.
Konteks Pemberian: Penobatan gelar sering kali menegaskan kembali garis keturunan atau memberikan pengakuan resmi (penghormatan) terhadap peran seseorang dalam struktur adat Keraton Cirebon.

Pemberi Gelar: Gelar kehormatan ini biasanya dianugerahkan oleh Sultan atau Pangeran yang bertahta di masing-masing keraton, seperti Dr. Ir. Pangeran Hempi Raja Keprabon (sebelum wafat) atau pihak yang berhak di Keraton Kasepuhan dan Kanoman.
Seperti Saat Ini, Raden ( HC) Hadi haryono di Anugrahkan Gelar Raden ( HC) Oleh Raja atau Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan yaitu Raden Heru Rusyamsi Arianatareja.
Raden ( HC) Hadi haryono Sesuai SK yang di keluarkan oleh Kasultanan Kasepuhan Cirebon , Jawa Barat.
Bahwa Raden ( HC ) Hadi haryono di Angkat Menjadi Ketua Laskar Kuda Putih, Untuk Wilayah Sukabumi.
” Saya Sangat Berterima kasih Kepada Keluarga Besar Kesultanan Kasepuhan Cirebon yang Sudah Mengangkat Saya, Bagian dari Keluarga Besar Kesultanan Kasepuhan Cirebon , dan Saya Akan Menjaga marwah Kesultanan Kasepuhan Cirebon sebaik mungkin, Serta inssa Allah saya Akan mengiblat kepada Allah swt, Serta Rosullahllah SAW”, Singkat Rd ( HC) hadi haryono.( ***)
