Oleh Adv.Rd.Oki Prasetiawan,S.H.,M.H.,CLMA
Rilisberita.id,Jakarta – Sebuah organisasi akan membawa malapetaka—baik bagi anggotanya maupun lingkungan sekitarnya—apabila terjadi disfungsi sistemik dan budaya yang merusak. Secara garis besar, hal ini terjadi jika organisasi tersebut mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok di atas visi misi bersama, serta mengabaikan prinsip kemanusiaan.
Berikut adalah kondisi-kondisi spesifik yang menyebabkan organisasi membawa malapetaka:
1. Kepemimpinan Toksik dan Tidak Kompeten
Pemimpin yang Otoriter/Narsis: Pemimpin yang lahir dari ambisi pribadi tanpa memedulikan kemanusiaan akan membawa malapetaka.
Ketidakmampuan Mengambil Keputusan: Manajemen yang buruk sering kali tidak konsisten, membuat keputusan yang tidak tepat, dan memicu konflik.
Favoritisme dan Ketidakadilan: Adanya perlakuan khusus (pilih kasih) merusak moral dan kepercayaan anggota.
2. Budaya Organisasi yang Sakit (Toxic Culture)
Kurangnya Transparansi dan Komunikasi: Informasi yang tertutup atau salah menyebabkan rumor dan ketidakpercayaan.
Tidak Ada Akuntabilitas: Ketika tanggung jawab tidak jelas dan tidak ada sanksi atas kesalahan, budaya menyalahkan (blame culture) akan muncul.
Eksploitasi Anggota: Organisasi hanya memeras tenaga kerja tanpa memberikan apresiasi atau kesejahteraan yang layak.
3. Konflik Internal yang Disfungsional
Perpecahan Pengurus: Konflik yang tidak dikelola dengan baik, seperti perebutan posisi, dapat menyebabkan perpecahan atau bahkan kekerasan.
Kelompok (Kubu) yang Bertentangan: Terbentuknya klik-klik internal yang lebih setia pada kelompoknya daripada visi organisasi.
Kepentingan Pribadi di Atas Tujuan Bersama: Anggota mengorbankan kepentingan organisasi demi keuntungan diri sendiri.
4. Kegagalan Struktural dan Strategis
Struktur Organisasi Tidak Efektif: Birokrasi yang berbelit-belit atau sebaliknya, terlalu bebas tanpa aturan, menyebabkan penurunan produktivitas.
Visi yang Tidak Jelas: Organisasi berjalan tanpa arah yang jelas, sehingga terjadi penyimpangan tujuan (goal displacement).
Ketidakmampuan Beradaptasi: Organisasi menjadi kaku dan menolak perubahan, sehingga relevansi organisasi hilang.
5. Penyalahgunaan Sumber Daya
Krisis Keuangan: Organisasi membawa malapetaka ketika keuangan dikelola secara buruk, koruptif, atau tidak berkelanjutan.
Organisasi yang terjebak dalam kondisi di atas akan menjadi sakit dan pada akhirnya akan mengalami kehancuran (downfall) serta merugikan banyak pihak di dalamnya. (Red)
