Rilisberita.id, Bogor, – Suasana berbeda tampak di lahan milik MNC Land yang selama ini dikenal sebagai kawasan pengembangan properti. Memasuki bulan suci Ramadan, area tersebut disulap menjadi pusat hiburan sementara sekaligus pasar malam yang ramai dipadati warga setiap sore hingga malam hari.
Gemerlap lampu, deretan tenda pedagang, aroma takjil dan jajanan tradisional, serta canda tawa anak-anak menciptakan atmosfer khas Ramadan. Namun di balik keramaian itu, tersimpan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Pasar malam tersebut membuka peluang usaha bagi puluhan warga. Mereka memanfaatkan momentum Ramadan untuk berjualan aneka makanan berbuka puasa, minuman segar, makanan ringan, pakaian muslim, mainan anak, hingga menyediakan jasa parkir. Aktivitas ekonomi yang sebelumnya cenderung lesu, kini kembali menggeliat.
Bulan Ramadan memang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga. Biaya konsumsi harian, persiapan sahur dan berbuka, hingga kebutuhan menjelang Lebaran sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Kehadiran pasar malam ini menjadi solusi alternatif untuk menambah penghasilan di tengah kondisi tersebut.
H. Sony selaku perwakilan pengelola pasar malam menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis, melainkan lebih menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Kami mengadakan kegiatan ini bukan untuk kepentingan pengusaha. Kami lebih mengutamakan warga agar bisa mendapatkan penghasilan selama bulan puasa ini, mengingat kebutuhan sehari-hari meningkat. Harapannya, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar lapak diberikan kepada warga sekitar agar roda perekonomian benar-benar berputar di lingkungan setempat. Ia juga memastikan kegiatan berlangsung dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan area.
Senada dengan itu, Markus selaku pengaman aset dari pihak MNC Land menyampaikan bahwa pemberian izin penggunaan lahan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“Pihak kami memberi izin demi warga, agar bisa mendapatkan penghasilan dari adanya pasar malam ini. Selama kegiatan berjalan tertib dan sesuai aturan, kami tentu mendukung hal-hal yang berdampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Dukungan tersebut disambut hangat oleh para pedagang. Salah seorang warga yang berjualan kopi dan makanan ringan mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar malam Ramadan ini. Ia menuturkan bahwa sebelumnya ia hanya mengandalkan pekerjaan serabutan yang penghasilannya tidak menentu.
“Alhamdulillah, dengan adanya pasar malam ini kami bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Lumayan untuk kebutuhan sehari-hari dan persiapan Lebaran,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Tak hanya pedagang, warga sekitar pun merasakan manfaat lain. Pasar malam menjadi ruang interaksi sosial, tempat berkumpul keluarga usai berbuka puasa, sekaligus hiburan sederhana bagi anak-anak.

Keberadaan pasar malam Ramadan di lahan MNC Land ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara pengelola lahan dan masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menghadirkan dampak nyata.
Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang berbagi dan saling menguatkan. Melalui pasar malam ini, semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terasa, sekaligus menjadi penggerak ekonomi rakyat di bulan penuh berkah ( HG/ Kevin)
