
Kantor BPKAD Kabupaten Sukabumi
Rilisberita.id Sukabumi– Sukabumi— Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah melalui kegiatan “Sinergitas Kewilayahan 2025” yang dirangkaikan dengan rapat dinas bulanan di Aula Desa Jampangtengah, Kecamatan Jampangtengah, belum lama ini, dikutif dari Radar sukabumi.com.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat perangkat daerah dan kepala desa dari wilayah 5 sebagai bentuk konsolidasi lintas sektor untuk memastikan program pembangunan berjalan selaras, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan fiskal ke depan.
BPKAD Sukabumi Tegaskan Perubahan APBD 2025 Fokus pada Pembangunan dan Aspirasi WargaBupati Sukabumi Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang TransparanBPKAD Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi Selama Ramadan
Salah satu tokoh yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi, Haerul Imam.
Dalam keterangannya, Haerul menyampaikan bahwa Bupati Sukabumi, Asep Japar, telah mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi, terutama di tengah rencana pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.
“Dengan adanya pemotongan anggaran, sejumlah program daerah berpotensi terdampak. Karena itu, Pak Bupati menekankan pentingnya sinergitas dan penentuan skala prioritas”,terang Haerul.
Menanggapi arahan tersebut, Haerul memastikan bahwa BPKAD siap melakukan penyesuaian kebijakan fiskal secara cermat dan bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam perencanaan, pengendalian, dan optimalisasi anggaran demi menjaga stabilitas pelayanan publik.
“BPKAD berkomitmen menjaga pengelolaan keuangan daerah agar tetap efisien, efektif, dan akuntabel. Penyesuaian akan dilakukan secara hati-hati agar program prioritas masyarakat tetap berjalan”, jelasnya.
Haerul juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan perangkat daerah sebagai pilar utama dalam menjaga ketahanan fiskal di tengah dinamika kebijakan nasional.
“Kesiapan koordinasi antara perangkat daerah dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menjaga stabilitas fiskal”, bebernya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa BPKAD akan terus mendukung langkah strategis pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik.
“Melalui kegiatan ini, sinergitas kewilayahan semakin menguat. Harapannya, pembangunan di tahun 2025 dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi”,pungkas Haerul.( Hadi/FKWSB)
